PERPINDAHAN DOMAIN

setelah beberapa kali blog free all berpindah pindah domain maka pada tanggal 26 february 2011 akhirnya menemukan domainya.
yah meskipun ane sendiri kurang begitu puas,dengan domain .us tapi rasanya sudah sedikit mengobati rasa kekecewaan karena domain .com .net dan .info yang menjadi target tidak bisa ane dapetin karena sudah ada yang memakai.

berpindah domain sangat amat mempengaruhi statistic website,tapi mau bagaimana lagi......
semua harus dilakuin karena untuk mencapai suatu tujuan harus dengan usaha yang tidak mudah.
untuk itu bagi teman2 yang mau berpindah domain alangkah baiknya dipikir dulu mateng2,demi menjaga statistic pagerank dll (bagi pemuja peringkat).


bagi pengguna facebook,ente juga bisa gabung di FREE ALL (goose).



take n give always

thank's

HACHIKO akita

Hachiko.JPG
Hachikō di usia senja
Spesies Anjing
Ras Akita Inu
Jenis kelamin Jantan
Lahir 10 November 1923
Dekat kota Ōdate, Prefektur Akita
Mati 8 Maret 1935 (umur 12 tahun)
Shibuya, Tokyo
Makam Museum Sains Nasional Jepang di Ueno, Tokyo.
Pemilik Hidesaburō Ueno
Warna Putih


sedih,terharu dan takjub.
ungkapan itu yg ada dibenak ane stlh selesai nonton filmnya.
ALLAH memang maha BESAR dan BERKUASA atas apa yg dikehendakiNYA.
seekor anjing bisa sesetia itu terhadap majikanya.
ini mengingatkan ane pada kisah ash-khabul kahfi, Qithmir. nama anjing yg ikut dalam sejarah sekelompok pemuda yg akan dikenang oleh seluruh umat islam dimuka bumi ini ila yaumilqiyamah.
dan satu2nya anjing yg masuk surga.
subkhanaLLAH.
kalau ane dikasih oleh ALLAH untuk memberi recommendasi dan memilih siapa lagi anjing yg mask surga,maka ane akan pilih HACHIKO.

ini sekelumit ceritanya yg ane ambil dari wikipedia

Hachikō

Hachikō (ハチ公?) (10 November 1923-8 Maret 1935) adalah seekor anjing jantan jenis Akita Inu kelahiran Ōdate, Prefektur Akita. Ia terus dikenang sebagai lambang kesetiaan anjing terhadap majikan. Setelah majikannya meninggal, Hachikō terus menunggu majikannya yang tidak kunjung pulang di Stasiun Shibuya, Tokyo.

Julukan baginya adalah Hachikō Anjing yang Setia (忠犬ハチ公, Chūken Hachikō?). Patung Hachikō di depan Stasiun Shibuya telah menjadi salah satu marka tanah di Shibuya. Sewaktu membuat janji untuk bertemu di Shibuya, orang sering berjanji untuk bertemu di depan patung Hachikō.



Lahir 10 November 1923 dari induk bernama Goma-go dan anjing jantan bernama Ōshinai-go, namanya sewaktu kecil adalah Hachi. Pemiliknya adalah keluarga Giichi Saitō dari kota Ōdate, Prefektur Akita. Lewat seorang perantara, Hachi dipungut oleh keluarga Ueno yang ingin memelihara anjing jenis Akita Inu. Ia dimasukkan ke dalam anyaman jerami tempat beras sebelum diangkut dengan kereta api yang berangkat dari Stasiun Ōdate, 14 Januari 1924. Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 jam, Hachi sampai di Stasiun Ueno, Tokyo.

Hachi menjadi anjing peliharaan Profesor Hidesaburō Ueno yang mengajar ilmu pertanian di Universitas Kekaisaran Tokyo. Profesor Ueno waktu itu berusia 53 tahun, sedangkan istrinya, Yae berusia 39 tahun. Profesor Ueno adalah pecinta anjing. Sebelum memelihara Hachi, Profesor Ueno pernah beberapa kali memelihara anjing Akita Inu, namun semuanya tidak berumur panjang. Di rumah keluarga Ueno yang berdekatan dengan Stasiun Shibuya, Hachi dipelihara bersama dua ekor anjing lain, S dan John. Sekarang, lokasi bekas rumah keluarga Ueno diperkirakan di dekat gedung Tokyo Department Store sekarang.

Ketika Profesor Ueno berangkat bekerja, Hachi selalu mengantar kepergian majikannya di pintu rumah atau dari depan pintu gerbang. Di pagi hari, bersama S dan John, Hachi kadang-kadang mengantar majikannya hingga ke Stasiun Shibuya. Di petang hari, Hachi kembali datang ke stasiun untuk menjemput.

Pada 21 Mei 1925, seusai mengikuti rapat di kampus, Profesor Ueno mendadak meninggal dunia. Hachi terus menunggui majikannya yang tak kunjung pulang, dan tidak mau makan selama 3 hari. Menjelang hari pemakaman Profesor Ueno, upacara tsuya (jaga malam untuk orang meninggal) dilangsungkan pada malam hari 25 Mei 1925. Hachi masih tidak mengerti Profesor Ueno sudah meninggal. Ditemani John dan S, ia pergi juga ke stasiun untuk menjemput majikannya.

Nasib malang ikut menimpa Hachi karena Yae harus meninggalkan rumah almarhum Profesor Ueno. Yae ternyata tidak pernah dinikahi secara resmi. Hachi dan John dititipkan kepada salah seorang kerabat Yae yang memiliki toko kimono di kawasan Nihonbashi. Namun cara Hachi meloncat-loncat menyambut kedatangan pembeli ternyata tidak disukai. Ia kembali dititipkan di rumah seorang kerabat Yae di Asakusa. Kali ini, kehadiran Hachi menimbulkan pertengkaran antara pemiliknya dan tetangga di Asakusa. Akibatnya, Hachi dititipkan ke rumah putri angkat Profesor Ueno di Setayaga. Namun Hachi suka bermain di ladang dan merusak tanaman sayur-sayuran.

Pada musim gugur 1927, Hachi dititipkan di rumah Kikusaburo Kobayashi yang menjadi tukang kebun bagi keluarga Ueno. Rumah keluarga Kobayashi terletak di kawasan Tomigaya yang berdekatan dengan Stasiun Shibuya. Setiap harinya, sekitar jam-jam kepulangan Profesor Ueno, Hachi terlihat menunggu kepulangan majikan di Stasiun Shibuya.

Pada tahun 1932, kisah Hachi menunggu majikan di stasiun mengundang perhatian Hirokichi Saitō dari Asosiasi Pelestarian Anjing Jepang. Prihatin atas perlakuan kasar yang sering dialami Hachi di stasiun, Saitō menulis kisah sedih tentang Hachi. Artikel tersebut dikirimkannya ke harian Tokyo Asahi Shimbun, dan dimuat dengan judul Itoshiya rōken monogatari ("Kisah Anjing Tua yang Tercinta"). Publik Jepang akhirnya mengetahui tentang kesetiaan Hachi yang terus menunggu kepulangan majikan. Setelah Hachi menjadi terkenal, pegawai stasiun, pedagang, dan orang-orang di sekitar Stasiun Shibuya mulai menyayanginya. Sejak itu pula, akhiran kō (sayang) ditambahkan di belakang nama Hachi, dan orang memanggilnya Hachikō.

Sekitar tahun 1933, kenalan Saitō, seorang pematung bernama Teru Andō tersentuh dengan kisah Hachikō. Andō ingin membuat patung Hachikō. Setiap hari, Hachikō dibawa berkunjung ke studio milik Andō untuk berpose sebagai model. Andō berusaha mendahului laki-laki berumur yang mengaku sebagai orang yang dititipi Hachikō. Orang tersebut menjual kartu pos bergambar Hachikō untuk keuntungan pribadi. Pada bulan Januari 1934, Andō selesai menulis proposal untuk mendirikan patung Hachikō, dan proyek pengumpulan dana dimulai. Acara pengumpulan dana diadakan di Gedung Pemuda Jepang (Nihon Seinenkan), 10 Maret 1934. Sekitar tiga ribu penonton hadir untuk melihat Hachikō.

Patung perunggu Hachikō akhirnya selesai dan diletakkan di depan Stasiun Shibuya. Upacara peresmian diadakan pada bulan April 1934, dan disaksikan sendiri oleh Hachikō bersama sekitar 300 hadirin. Andō juga membuat patung lain Hachikō yang sedang bertiarap. Setelah selesai pada 10 Mei 1934, patung tersebut dihadiahkannya kepada Kaisar Hirohito dan Permaisuri Kōjun.

Selepas pukul 06.00 pagi, tanggal 8 Maret 1935, Hachikō, 13 tahun, ditemukan sudah tidak bernyawa di jalan dekat Jembatan Inari, Sungai Shibuya. Tempat tersebut berada di sisi lain Stasiun Shibuya. Hachikō biasanya tidak pernah pergi ke sana. Berdasarkan otopsi diketahui penyebab kematiannya adalah filariasis.
Opset tubuh Hachikō di Museum Nasional Ilmu Pengetahuan, Tokyo
Tempat pemakaman Profesor Ueno dan Hachikō

Upacara perpisahan dengan Hachikō dihadiri orang banyak di Stasiun Shibuya, termasuk janda almarhum Profesor Ueno, pasangan suami istri tukang kebun Kobayashi, dan penduduk setempat. Biksu dari Myōyū-ji diundang untuk membacakan sutra. Upacara pemakaman Hachikō berlangsung seperti layaknya upacara pemakaman manusia. Hachikō dimakamkan di samping makam Profesor Ueno di Pemakaman Aoyama. Bagian luar tubuh Hachikō diopset, dan hingga kini dipamerkan di Museum Nasional Ilmu Pengetahuan, Ueno, Tokyo.
Patung Hachikō di depan Stasiun Ōdate

Pada 8 Juli 1935, patung Hachikō didirikan di kota kelahiran Hachikō di Ōdate. tepatnya di depan Stasiun Ōdate. Patung tersebut dibuat serupa dengan patung Hachikō di Shibuya. Dua tahun berikutnya (1937), kisah Hachikō dimasukkan ke dalam buku pendidikan moral untuk murid kelas 2 sekolah rakyat di Jepang. Judulnya adalah On o wasureruna (Balas Budi Jangan Dilupakan).

Pada tahun 1944, di tengah berkecamuknya Perang Dunia II, patung perunggu Hachikō ikut dilebur untuk keperluan perang. Patung pengganti yang sekarang berada di Shibuya adalah patung yang selesai dibuat bulan Agustus 1948. Patung tersebut merupakan karya pematung Takeshi Andō, anak laki-laki Teru Andō.

Pintu keluar Stasiun JR Shibuya yang berdekatan dengan patung Hachikō disebut Pintu Keluar Hachikō. Sewaktu didirikan kembali tahun 1948, patung Hachikō diletakkan di bagian tengah halaman stasiun menghadap ke utara. Namun setelah dilakukan proyek perluasan halaman stasiun pada bulan Mei 1989, patung Hachikō dipindah ke tempatnya yang sekarang dan menghadap ke timur.

Film Hachikō Monogatari karya sutradara Seijirō Kōyama mulai diputar di Jepang, Oktober 1987. Pada bulan berikutnya diresmikan patung Hachikō di kota kelahirannya, Ōdate. Monumen peringatan ulang tahun Hachikō ke-80 didirikan 12 Oktober 2003 di lokasi rumah kelahiran Hachikō di Ōdate. Sebuah drama spesial tentang Hachikō ditayangkan jaringan televisi Nippon Television pada tahun 2006. Drama sepanjang dua jam tersebut diberi judul Densetsu no Akitaken Hachi (Legenda Hachi si Anjing Akita). Pada tahun 2009 film Hachiko: A Dog's Story karya sutradara Lasse Hallström mulai diputar dan dibintangi oleh Richard Gere dan Joan Allen.

Opset tubuh Hachikō di Museum Nasional Ilmu Pengetahuan, Tokyo





Tempat pemakaman Profesor Ueno dan Hachikō





Patung Hachikō di depan Stasiun Ōdate

FULL INFORMATION IN THIS BLOG

  1. Prophet Muhammad
  2. Albert Einstein
  3. Christopher Columbus
  4. KINGDOM IN INDONESIAN
  5. MARADONA
  6. PELE
  7. ERIC CANTONA
  8. LIONEL MESSI
  9. FERNANDO TORRES
  10. CRISTIANO RONALDO
  11. LEGEND KING OF ROCK
  12. Valentino Rossi
  13. KINDS OF CATS
  14. Galileo Galilei
  15. Aristoteles
  16. Charles Darwin
  17. Agustus Caesar
  18. Genghis Khan and the Great Mongol Empire
  19. lskandar Zulkarnaen
  20. Napoleon Bonaparte
  21. Adolf Hitler
  22. William Shakespeare
  23. Thomas Alva Edison
  24. Pablo Picasso
  25. Queen Elizabeth I
  26. John F. Kennedy
  27. SOCIAL NETWORKING SITES
  28. SOEKARNO
  29. important person in the world
  30. ISAAC NEWTON
  31. COMPUTER
  32. Javanese language
  33. Planet
  34. Gladiator
  35. Robot
  36. World War II
  37. World War I
  38. Majapahit Empire
  39. brithopus
  40. Mecca
  41. Air Force One
  42. TITANIC
  43. Islamic view of the Pharaoh of the Exodus
  44. islands of Indonesia
  45. Comodo Island indonesia
  46. Mount Merapi yogyakarta
  47. Yogyakarta city tourism and students
  48. BALI TOURISM HEAVEN
  49. INDONESIAN
  50. Justin Bieber
  51. KING OF DANGDUT
  52. LEGEND KING OF POP
  53. Wonders of the World
  54. BELIEVE IT OR NOT
  55. WordPress Tutorial
  56. free download
  57. analyzes of economics profit
  58. free download template blogspot
  59. free download template
  60. free download template wordpress
  61. free download template SEO Friendly
  62. free download template AdSense
  63. free download software
  64. free download antivirus
  65. free download movie
  66. free download video
  67. free download ebook
  68. free download game
  69. ALIENS AND UFO
  70. Crop circle
  71. PORTABLE APPLICATIONS
  72. tourism place in Indonesia
  73. SEO
  74. facebook
  75. yahoo
  76. how to make a email
  77. shark
  78. Borobudur temple
  79. jakarta
  80. google
  81. modify car
  82. Welcome to AdSense
  83. LIVERPOOL
  84. MANCHESTER UNITED
  85. motorcycle modifications
  86. INTERNET
  87. BLOGGER
  88. FOOTBALL
  89. Valencia
  90. REAL MADRID
  91. BARCELONA
  92. JUVENTUS
  93. arsenal
  94. chelsea
  95. Internazionale milan
  96. ac Milan
  97. as Roma
  98. Bayern Munich
  99. NOKIA
  100. ACER


bagi pengguna facebook,ente juga bisa gabung di FREE ALL (goose) take n give always thank's